zoelzul

January 8, 2008

Senandung Hujan

Filed under: sastra — zoelzul @ 1:25 pm
Senandung Hujan

Hujan ini menggoreskan tanya
Sampai kapan engkau berada di sana
Entah sampai kau terhempas masa
Hanya prediksi wacana belaka

Ini hujan ada asa
Ini masa kau harus berkarya
Bukankah basahnya telah nyata
Ada rasa t’lah tercipta

Aku harus dikenang dunia
Bukankah derasnya makin nyata
Dan adakah hidup untuk kau saja?

-Wisma Arjuna, SINTESA UI, di sore hari ketika hujan turun begitu derasnya-

4 Comments »

  1. jah
    lama tak bersua..
    mas hanif sekarang jadi sastrawan..

    mampir kang..

    Comment by robee — January 25, 2008 @ 7:47 am | Reply

  2. Wuee….pujangga kita!

    Gak nyangka adenya apip bisa puitis juga.hehe.

    anyway, aku selalu suka puisi soal hujan. menurut aku hujan itu inspiring banget gak sih? (atau cuman aku yg mikir gitu ya? hehe).

    Hujan kadang bikin kita terperangkap sama pikiran kita sendiri dan ini memberi kita waktu paling oke buat merenung. atau dalam hal ini, bikin puisi. apapun yang bisa bikin kita nyaman deh. hehe.

    ^o^;

    Comment by tya-chan — January 26, 2008 @ 1:59 pm | Reply

  3. saya juga heran dengan ma robee…. kok bisa2nya adekku ini romantis kayak gitu ya?? hehehehe…

    Comment by akhdaafif — January 27, 2008 @ 11:00 am | Reply

  4. [...] paling awal di blognya. Sekali lagi, tulisannya memang sangat menginspirasi!! Setelah puisi senandung hujannya, kini coretannya kembali menyemangatkanku tentang arti kontribusi dan [...]

    Pingback by Cukup Sentilan Kecil « It’s the story about me — April 21, 2008 @ 4:51 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.